Home Berita Bola Berita Bola Arsenal Harus Lebih Baik dari Sekadar Empat Besar

Berita Bola Arsenal Harus Lebih Baik dari Sekadar Empat Besar

15
-1
SHARE
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.
Berita Bola Arsenal Harus Lebih Baik dari Sekadar Empat Besar  Sudah cukup sering Arsenal fhinis di posisi empat. Sampai-sampai mereka jadi bahan olok-olok karenanya.
Peringkat empat memang jadi sesuatu yang “untung tidak untung” buat Arsenal. Di satu sisi, mereka akan kembali di Liga Champions. Namun di sisi lain, peringkat empat hanya akan membuat mereka menjadi bahan olok-olokan.
Tentu, olok-olok bahwa Arsenal langganan posisi empat tidak selamanya benar. Buktinya, musim lalu (2015/2016) mereka finis di urutan kedua di belakang Leicester. Ini adalah sebuah perbaikan yang, tentu saja, merupakan pertanda positif.
Harapan kembali muncul di musim ini. Setelah hanya mendapatkan Granit Xhaka dan Rob Holding (serta Takuma Asano yang langsung dipinjamkan) di awal musim, manajer Arsenal, Arsene Wenger, memutuskan mendatangkan Lucas Perez dan Shkodran Mustafi jelang ditutupnya bursa transfer musim panas 2016.
Mimpi pendukung Arsenal untuk mengejar gelar juara perlahan muncul. Setelah sempat gagal mendapatkan tiga poin pada dua pertandingan perdana Premier League musim 2016/17, The Gunners mulai mendapat acungan jempol usai tidak terkalahkan dalam 14 pertandingan.
Kekalahan dari Everton dan Manchester City pada pekan ke-16 dan 17 bahkan tidak dipersoalkan oleh pendukungnya karena mereka berhasil menyapu dua pertandingan berikutnya, melawan West Bromwich Albion dan Crystal Palace, dengan tiga angka.
Yang lebih menggembirakan, November –yang dianggap sebagai bulan tersial Arsenal– berhasil mereka tutup dengan catatan tidak terkalahkan; dua kali imbang dan satu kemenangan menjadi penghapus catatan November mereka yang acap tidak terlalu baik.
Catatan Arsenal saat ini tidak akan tampak jika mereka tidak melakukan perubahan besar di awal musim lalu. Ya, keberanian Wenger soal membeli pemain baru serta keputusannya mengubah posisi bermain beberapa pemain pilar bisa dibilang adalah akar dari penampilan bagus yang mereka tunjukkan saat ini.
Berikut beberapa faktor yang menurut kumparan menjadi kunci sukses Arsenal.
Faktor Eksternal: Pembelian Pemain
Salah satu kunci sukses Arsenal saat ini adalah skuat yang gemuk dan lebih merata. Keputusan Wenger mendatangkan beberapa pemain baru serta mengangkat beberapa pemain lulusan akademi menjawab persoalan mahalnya bintang yang diperlukan Arsenal untuk menjadi juara.

kenapa Berita Bola Arsenal Harus Lebih Baik dari Sekadar Empat Besar 

Mendatangkan Xhaka, Mustafi, Holding, dan Lucas Perez adalah sebuah jawaban Wenger akan kritik yang diberikan kepada manajer asal Prancis tersebut karena ia dikenal pelit dalam membeli pemain. Nilai tidak kecil yang dibayarkan oleh Arsenal kepada Xhaka dan Mustafi berhasil dibayar kedua pemain ini di lapangan.
Pertandingan melawan Crystal Palace, Senin (2/1/2017) dini hari WIB, menjadi bukti Xhaka bahwa ia adalah salah satu sosok yang dicari Arsenal selama ini. Peran vital ia tunjukkan dengan menjadi pemain yang paling banyak melepas umpan dengan 115 operan di mana 97 operan di antaranya tepat sasaran.
Sementara Mustafi membuat Laurent Koscielny tampil lebih tenang. Duet keduanya di lini belakang The Gunners menjawab persoalan dua bek tengah yang selama ini mengganggu. Tidak heran, ketika keduanya bermain bersama, Arsenal mencatatkan rekor tidak pernah mengalami kekalahan.
Selain kedua pemain itu, Lucas Perez juga berhasil mencuri perhatian ketika dimainkan. Hattrick yang ia lakukan di pertandingan melawan Basel di Liga Champions seakan mempermudah kinerja Wenger untuk melakukan rotasi pemain.
Hal lain yang membuat Arsenal sukses sejauh ini adalah rotasi Wenger dengan menggunakan pemain-pemain muda. Alex Iwobi menjadi contoh bagaimana pemain muda memegang peranan penting untuk Arsenal di musim ini.
Keponakan Jay-Jay Okocha ini bahkan masuk ke dalam 11 pemain yang paling sering dimainkan di Premier League musim ini dengan 15 kali penampilan di lapangan.
Faktor Internal: Perubahan Taktik dan Posisi Bermain
Selain adanya pemain baru, perubahan taktik dan posisi bermain juga layak menjadi alasan mengapa Arsenal bangkit. Beberapa perpindahan posisi pemain membuat Arsenal layak berada pada posisi ketiga Premier League.
Dua orang pemain yang penampilannya banyak terpengaruh atas perubahan ini adalah Mesut Oezil dan Alexis Sanchez. Oezil, yang kini tampak bukan seperti seorang playmaker, mampu tampil baik ketika dipasang sebagai seorang penafsir ruang (raumdeuter) —sebuah peran yang biasa dimainkan Thomas Mueller di Bayern Muenchen.
Keputusan Wenger mengubah Oezil seakan mendapat berkahnya ketika ia menjawab dengan torehan gol yang lebih banyak ketimbang musim lalu. Pada Premier League musim ini, pemain berpaspor Jerman ini sudah mengoleksi 5 gol dalam 17 penampilan.
Sebagai pembanding, mari melihat catatan Oezil musim lalu: dalam 17 laga perdananya di Premier League 2015/2016, Oezil hanya mencetak 2 gol.
Selain Oezil, Alexis menjadi sosok lain yang tampak begitu menyeramkan musim ini. Tidak lagi dimainkan sebagai pemain sayap, melainkan false nine, Alexis mampu menjadi pusat serangan Arsenal.
Perubahan tersebut tidak lain membuat Alexis semakin bebas ketika dipercaya berada di lapangan. Ia bukan hanya menjadi pemain paling tajam di Arsenal dengan 12 gol, tapi juga pemain paling berkontribusi dengan membuat tujuh gol.
Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here